Pemerintah Harus Jeli Menanggapi Krisis Energi

Medan, (Analisa). Legislator Maruarar Sirait S.IP meminta agar pemerintah Republik Indonesia cerdas dalam menanggapi masalah krisis energi demi kesejahteraan penduduk Indonesia. Seiring dengan data laju pertumbuhan penduduk Indonesia berdasarkan data‘World Bank’ yang diketahui mencapai 1.49% per tahun sehingga mempengaruhi perekonomian masyarakat. Hal itu diungkapkannya pada acara pelantikan Satuan Taruna Merah Putih (TMP) Kota Pematang Siantar, Tebing Tinggi dan enam komisariat Satma TMP di Hotel Polonia Medan, Minggu (21/10).

“Artinya penduduk sebanyak 244.775.796 jiwa harus besaing ketat untuk bertahan hidup sejahtera. Jika diprediksi rate pertumbuhan penduduk terus berlanjut yang dikhawatirkan pada tahun 2025 jumlah penduduk Indonesia akan menembus angka 300 juta jiwa. Untuk itu pemerintah harus jeli dalam menangani hal ini,” kata Maruarar.

Ditambah lagi kalangan masyarakat Indonesia akan semakin sulit jika rencana kenaikan tarif daya listrik (TDL) pada 2013 sebesar 15 persen direalisasikan. Tak heran jika penolakan rencana kenaikan TDL mulai mengalir di berbagai wilayah. “Jelas, kenaikan TDL sebesar 15 persen akan membuat biaya produksi industri mengalami kenaikan 14,75 persen,” kata Maruarar lagi.

Dalam sesi dialog acara itu, Maruarar memotivasi pemuda dan mahasiswa Sumut untuk mampu berprestasi demi bangsa dan negara. “Pemuda dan mahasiswa sebagai kader generasi penerus bertanggung jawab untuk melanjutkan pembangunan. Seiring dengan itu PDI-Perjuangan tetap konsisten dalam melibatkan pemuda sebagai kader,” ungkap Maruarar.

Diketahui partai bersimbol banteng ini memiliki komitmen untuk mampu membutuhkan pemuda dan mahasiswa yang berkarakter agar mampu dan konsisten dalam memperjuangkan cita-cita dan ideologis partai dalam membela masyarakat.

Dalam pelantikan itu disampaikan bahwa pengurus Satma TMP komisariat di perguruan tinggi yakni Komisariat IAIN (Ketua M Zulkarnain Nst), Komisariat USU (Ketua Ramadhan padang), Komisariat STIE IBMI (Ketua Rico L Manihuruk), Komisariat Mikroskill (Ketua Dolly Hans Toraja), Komisariat UMA (Ketua Rinaldi Sitinjak), dan Komisariat Unimed (Ketua Charles Ferdinan Sitohang). (sal/yes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *