Rotary Bantu Anak Gizi Buruk

April 25, 2018
By

Medan, (Analisa). Rotary Club Medan Deli membantu biaya perobatan Jones Pakpahan (1,3) yang menderita gizi buruk. Dia dirawat di RS Royal Prima Medan.

Tim Rotary Club Medan Deli langsung datang menjenguk Jones di rumah sakit, Selasa (24/4) sore.

Tim terdiri dari Deputi Gubernur Rotary Club yang juga Past President Rotary Club Medan Deli, Kentjana Salim (Bie Bie), Penasihat Rotary Club Medan Deli Brilian Moktar, dan anggota Tony Wong serta Fenti Djohan. Mereka didampingi Kerja Sama dan Humas RS Royal Prima, Rosita Br Ginting dan Direktur Pelayanan Medik drWeldy.

Bie Bie menegaskan, segala pembiayaan perawatan Jones sudah ditanggulangi Rotary Club Medan Deli. Bahkan, dia meminta pihak rumah sakit memberikan pelayanan maksimal.

“Walaupun tim medis sudah membolehkan Jones pulang, namun kita mengharapkan agar rumah sakit menambah perawatan agar anak ini benar-benar sembuh,” sebut Bie Bie.

Mendapat bantuan tersebut, ibu Jones, Derti M (33), merasa terharu mendalam. Dia tak kuasa menahan derai air mata. Dengan terisak, dia mengucapkan ribuan terimakasih.

“Semoga panjang umur dan dimurahkan rezeki serta diberikan berkat dari Tuhan,” ucapnya terbata-bata sambil memeluk, anggota Rotary, Fenti Djohan.

Fenti mendekap dan berusaha menenangkan Derti. Suasana tampak haru. “Kami tahu setelah dihubungi Ibu Rosita dari Rumah Sakit ini,” ungkap Fenti.

Derti berharap, anaknya bisa dirawat dan sembuh dirawat di rumah sakit tersebut. “Saya mau anak saya dirawat di sini sampai sembuh,” tambahnya.

Jones tampak tersenyum seakan mengerti kalau tim Rotary Club Medan Deli datang membantu. Dia terus tersenyum saat anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIP, Brilian Moktar mengelus kepalanya.

Jones didiagnosis menderita gizi buruk. Badannya kurus. Perutnya membusung. Menurut ibunya, kondisi terparah sejak beberapa bulan ini.

“Waktu usia setahun, kondisinya masih biasa. Memang dia sering demam. Akibatnya, dia cuma mendapat empat kali imunisasi,” sebut Derti.

Tiga bulan terakhir, Jones terus drop. Terakhir, 5 April lalu, kondisinya kritis. Napasnya sesak. Dia masuk ICU di RS Royal Prima. Hanya saja, ketika masuk dia sebagai pasien umum, karena dia belum terdaftar di BPJS Kesehatan.

Setelah pulang dari rumah sakit, kalau mau kontrol dan berobat, bisa langsung datang ke Klinik Rotary Club Medan Deli di Jalan Bintang Terang, tepatnya di Taman Bodhi Asri. Apalagi keluarga Jones tinggal di Purwodadi, Jalan Binjai, Kilometer10,8. Jaraknya tidak jauh dari Klinik Taba.

“Di sana juga ada dokter anak. Setelah pulang, datang saja ke sana. Tidak saja anaknya, pihak keluarga maupun tetangga juga boleh berobat. Gratis tidak ada biaya,” tambah Bie Bie.

Brilian Moktar mengaku prihatin dengan masih ditemukannya kasus gizi buruk. Padahal, katanya, penanganannya sangat mudah. Asalkan orangtua perhatian dengan kondisi anaknya.

“Begitupun, kita harapkan aparatur desa di Deliserdang harus cepat tanggap dengan kondisi warga. Jika ditemukan kasus gizi buruk segera laporkan ke puskesmas terdekat. Karena, jangan sampai membuat malu Pemkab Deliserdang,” tegas Brilian. (nai)
rotary-bantu-anak-gizi-buruk-544776-1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Tags